Tuesday, October 11, 2016

#JuwieParamita

Ditanya berulang kali. Usah kata seperinciannya. Sebesar bateria itu pun sudah diselidik dipersoal. Namun masih, bisu juga tubuh itu.

Aku sudah tidak tahan.

Kenapa tiada siapa dapat merungkai apa yang ada pada gadis; yang orang sekeliling memuja Dewi Paramita itu. Gelaran itu cuma milik aku!

Sunyi.

Gelap.

"Juwie"

Dia masih mendiam.

"Beritahu pada aku. Apa rahasianya"

Air matanya mengalir. Titis peluh sudah mengering. Mungkin sudah penat meronta, kebarangkalian.

"Dewi Paramita"

Senyum sinis. Pantas aku tarik kemas bucu mukanya. Kasar. "Rasanya kamu tahu, sebagai ahli baru di dalam intitusi magis ini, batas batas kuasanya seharusnya punya had"